Ada, jelas nampak seraut wajah itu.Yang menanti aku untuk menyapanya.
Entah, bayangnya yang tak samar itu seakan masih tak mampu buatku beranjak.
Hanya sekedar menyapanya.
Padahal kuyakin di ujung sana ia menanti aku untuk berbicara.
Ada, jelas nampak seraut wajah itu.
Keyakinan yang telah ada